Ratusan demonstran yang menentang penegakan hukum imigrasi AS mendorong sekelompok kecil aktivis sayap kanan keluar dari sebuah unjuk rasa di Minneapolis Pada hari Sabtu, di tengah meningkatnya ketegangan menyusul penembakan fatal terhadap seorang warga setempat oleh seorang agen imigrasi federal awal bulan ini. Konfrontasi tersebut terjadi saat... anti-ICE Para pengunjuk rasa berkumpul di dekat Balai Kota, meneriakkan slogan-slogan yang menuntut agar Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai dan agen Patroli Perbatasan meninggalkan kota. Dalam beberapa menit, kerumunan yang lebih besar bergerak maju menuju sekitar 10 demonstran sayap kanan, menekan mereka ke bagian luar gedung pemerintah kota.
Beberapa pengunjuk rasa melemparkan balon air yang mengenai para aktivis sayap kanan saat mereka berdiri di suhu di bawah nol derajat, dengan angin dingin yang mencapai sekitar minus 20 derajat Celcius.
Polisi Menahan Diri Saat Aksi Unjuk Rasa Berlangsung
Petugas penegak hukum sebagian besar tetap berada di pinggir lapangan sementara kelompok-kelompok yang berlawanan saling berhadapan. Sekitar satu jam setelah demonstrasi dimulai, para aktivis sayap kanan mundur beberapa blok ke sebuah hotel terdekat, diikuti oleh ratusan demonstran anti-ICE yang meneriakkan hinaan dan menuntut mereka meninggalkan kota.
Meskipun dilaporkan terjadi beberapa perkelahian singkat, tidak ada cedera serius yang diamati oleh wartawan di lokasi kejadian.
Influencer Mengklaim Diserang, Polisi Tidak Menyebutkan Laporan Apa Pun
Aksi unjukConsistency rasa sayap kanan tersebut diorganisir oleh Jake Lang, seorang aktivis daring yang termasuk di antara mereka yang diampuni oleh Donald Trump Setelah vonis terkait serangan 6 Januari di Gedung Capitol AS, Lang menggambarkan acara tersebut sebagai unjuk rasa "anti-penipuan", meskipun upayanya untuk berbicara kepada massa tenggelam oleh teriakan dari para pengunjuk rasa tandingan.

Kemudian, Lang mengklaim di platform media sosial X bahwa dia telah ditikam selama perkelahian, dan mengatakan bahwa rompi pelindung mencegah cedera. Reuters tidak dapat memverifikasi klaim tersebut.
Polisi Minneapolis mengatakan mereka mengetahui unggahan Lang tetapi belum menerima laporan resmi tentang penusukan atau cedera terkait protes tersebut. Petugas mencatat bahwa meskipun rekaman video menunjukkan beberapa orang mungkin terluka, individu-individu tersebut meninggalkan area tersebut sebelum polisi dapat melakukan kontak.
Ketegangan Komunitas dan Debat Imigrasi
Demonstrasi anti-ICE tersebut diselenggarakan oleh People's Action Coalition Against Trump. Para pengunjuk rasa mengatakan mereka menanggapi peningkatan penegakan hukum imigrasi di Minnesota, yang telah menyaksikan hampir 3,000 agen ICE dan Patroli Perbatasan dikerahkan ke Minneapolis dan St. Paul yang berdekatan dalam beberapa minggu terakhir.
Presiden Trump telah mengutip dugaan penyalahgunaan dana kesejahteraan sosial federal di Minnesota sebagai pembenaran untuk peningkatan penegakan hukum, dan sering kali menargetkan komunitas imigran Somalia di negara bagian tersebut.
“Kami di sini untuk mendukung tetangga kami dari Somalia,” kata Laura, seorang demonstran berusia 56 tahun yang menolak menyebutkan nama belakangnya. “Mereka meminta sekutu untuk hadir karena banyak yang terlalu takut untuk meninggalkan rumah mereka. Saya menggunakan hak Amendemen Pertama saya atas nama mereka.”
Lang sebelumnya telah membuat pernyataan anti-Muslim dan anti-Semit serta mengatakan bahwa ia ingin Amerika Serikat diamankan untuk orang Kristen kulit putih. Ia telah muncul di beberapa demonstrasi kecil pro-ICE di daerah tersebut dan berulang kali menargetkan imigran Somalia, yang sebagian besar adalah Muslim.
Dampak Lebih Luas Setelah Penembakan Fatal
Protes tersebut terjadi menyusul pembunuhan Renee GoodSeorang warga negara AS berusia 37 tahun dan ibu dari tiga anak, ditembak mati oleh agen ICE setelah melarikan diri dari petugas yang memerintahkannya untuk keluar dari kendaraannya. Pihak berwenang mengatakan agen tersebut takut akan nyawanya, meskipun rekaman video telah menimbulkan pertanyaan tentang обстоятельств penembakan tersebut.
Insiden tersebut telah meningkatkan ketegangan politik di Minnesota, di mana para pemimpin Partai Demokrat telah berselisih dengan pemerintahan Trump. Departemen Kehakiman AS sejak itu telah membuka penyelidikan terhadap Gubernur. Tim Walzo dan Walikota Minneapolis Jacob Frey Fre, yang semakin memperdalam kebuntuan antara pemerintah federal dan pemerintah daerah.