Serangan terhadap sebuah Iran kapal di lepas pantai selatan Sri Lanka Insiden tersebut telah memicu operasi penyelamatan besar-besaran, dengan laporan yang saling bertentangan mengenai berapa banyak orang yang masih hilang, terluka, atau diselamatkan. Menurut Reuters, sumber-sumber angkatan laut dan pertahanan Sri Lanka mengatakan setidaknya 101 orang belum ditemukan, satu orang tewas, dan puluhan lainnya terluka setelah kapal tersebut tenggelam.
Para pejabat mengatakan masih belum jelas siapa yang melakukan serangan itu. Kapal tersebut telah tenggelam, menambah urgensi upaya pencarian dan penyelamatan di perairan lepas pantai selatan Sri Lanka.
Perselisihan Mengenai Jumlah Orang Hilang
Seorang juru bicara angkatan laut Sri Lanka membantah laporan bahwa 101 orang hilang. Ia mengatakan angka tersebut tidak akurat dan menyatakan bahwa 32 orang yang terluka telah diselamatkan oleh angkatan laut dan dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.
Namun, sebuah sumber lain dari angkatan laut Sri Lanka, yang berbicara secara anonim kepada Reuters, mengatakan bahwa situasinya tampak lebih serius. Menurut sumber tersebut, 79 orang telah diselamatkan dan dibawa ke rumah sakit, sementara 101 orang lainnya diyakini masih hilang. Sumber yang sama mengatakan bahwa salah satu dari mereka yang dibawa ke darat kemudian meninggal dunia.
Keterangan yang saling bertentangan ini membuat skala penuh insiden tersebut masih belum jelas karena pihak berwenang terus mengumpulkan informasi.
Sri Lanka Mengatakan Angkatan Laut Menanggapi Panggilan Darurat
Menteri Luar Negeri Sri Lanka, Vijitha Herath, mengatakan kepada parlemen bahwa angkatan laut menanggapi setelah menerima sinyal bahaya dari kapal tersebut dan meluncurkan misi penyelamatan sekitar pukul 6:00 pagi waktu setempat.

Meskipun ia tidak memberikan rincian lengkap tentang korban jiwa atau orang hilang, ia mengatakan bahwa militer telah menyelamatkan setidaknya 30 orang yang berada di dalam pesawat dan menambahkan bahwa Sri Lanka akan mengambil tindakan yang tepat sebagai tanggapan atas insiden tersebut.
Korban Luka Dibawa ke Rumah Sakit di Galle
Laporan media lokal menyebutkan bahwa kapal tersebut telah mengirimkan sinyal bahaya di lepas pantai Galle di Sri Lanka selatan. Mereka yang terluka dilaporkan dibawa ke rumah sakit di Galle untuk mendapatkan perawatan.
Laporan Reuters juga mencatat bahwa beberapa korban selamat yang terluka sedang menerima perawatan medis, meskipun jumlah pastinya masih diperdebatkan karena adanya pernyataan resmi yang berbeda.
Ketidakpastian Berlanjut Saat Pihak Berwenang Menilai Kerusakan
Pada tahap ini, обстоятельств seputar serangan tersebut masih belum jelas, termasuk siapa yang bertanggung jawab. Yang jelas adalah bahwa kapal tersebut tenggelam setelah kejadian dan bahwa pihak berwenang Sri Lanka melakukan respons darurat.
Karena jumlah korban masih belum konsisten di berbagai pernyataan resmi dan tidak resmi, jumlah korban akhir dapat berubah seiring dengan berlanjutnya upaya penyelamatan dan penyelidikan.